Sebuah Catatan Menyambut Hari Guru

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku

Sebagai prasasti terima kasihku

Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan bangsa

Tanpa tanda jasa

Keterangan :

Pahlawan tanda jasa adalah sebutan bagi para guru.

(Lagu: Hymne Guru – Pencipta Sartono))

Tanggal 25 November 2009 kita kembali memperingati Hari Guru sekaligus Hari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Tentulah hari itu dapat dijadikan momentum untuk melihat kembali potret kehidupan guru-guru di Indonesia, dimana tidak semua guru telah menikmati kesejahteraan yang diberikan oleh Pemerintah. Dahulu banyak orang memandang sebelah mata pada profesi Guru, tidaklah banyak orang yang dengan sukahati memilih profesi guru tersebut. Jikalau ada mereka adalah orang-orang yang tulus dan ikhlas mengabdikan dirinya untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. Saat ini banyak orang berbondong-bondong untuk menjadi seorang guru karena melihat kondisi yang semakin menjanjikan. Sehingga banyak timbul pertanyaan dimasyarakat masih adakah guru-guru yang tulus, ihklas dan profesional saat ini…? Masih adakah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa saat ini…? Apakah tunjangan sertifikasi yang diberikan oleh pemerintah menjadi tujuan utama kita sebagai seorang Guru?

Akhir-akhir ini, rencana kenaikan gaji guru di tahun depan dan pemberian tunjangan satu kali gaji  bagi guru bersertifikat pendidik dan guru SD daerah terpencil yang telah direalisasikan cukup mampu memberikan angin segar. Bahkan barangkali akan mampu menaikkan pamor profesi guru. Mungkin suatu saat nanti angan-angan ini bisa tercapai, beberapa tahun ke depan, sudah banyak guru-guru tampil rapi-klimis. Jauh dari kesan profil guru seperti yang dinyanyikan Iwan Fals dalam lagunya “Oemar Bakri” yang bikin hati miris. Demikian pula otak para guru, dipenuhi dengan berbagai informasi ter-update dari beragam media yang dibaca seperti surat kabar dan buku, atau internet. Jauh dari kesan profil guru yang gagap teknologi dengan ilmu pengetahuan yang kadaluarsa dan tak bertambah-tambah, itu-itu saja dan masih banyak pula guru yang seenaknya dalam mengajar, serta kurang profesional (mudah-mudahan kita tidak termasuk guru yang demikian)

Syair lagu Hymne Guru di atas dapat kita jadikan cermin dan  gambaran betapa mulianya profesi guru. Tapi masih ingatkah Anda siapa penciptanya? Mudah-mudahan masih ingat, karena penciptanya adalah seorang guru yang nasibnya barangkali jauh lebih jelek dari Anda (bila Anda seorang guru) saat ini. Sekedar berbagi informasi saja, pencipta lagu tersebut bernama Sartono, seorang guru kesenian yang berasal dari Madiun yang tinggal di sebuah rumah kecil berdinding tripleks. Hymne Guru adalah lagu yang selalu dikumandangkan pada setiap peringatan Hari Guru atau Hari PGRI yang jatuh pada setiap tanggal 25 Nopember. Sartono memenangi Lomba Cipta Lagu Guru pada tahun 1980 dengan lagu tersebut setelah berhasil menyisihkan sekitar 300 peserta lainnya. Saat itu depdikbud (kini depdiknas) masih dipimpin oleh Mendikbud Daoed Joesoef. Hingga akhir masa tugasnya, Sartono hanya seorang guru tidak tetap (GTT) tanpa tunjangan pensiun di hari tua. Pun tahukah Anda? Ternyata, hadiah sebagi Juara I penulisan lagu tersebut disunat oleh oknum yang tak diketahuinya, hingga nominal yang seharusnya diterima sebanyak Rp. 1.000.000,- sampai ke tangan beliau hanya tinggal Rp. 750.000,- (Sumber: http://www.gatra.com).

Marilah kita kembali pada tujuan awal kita sebagai seorang guru yang berjuang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan tulus ihklas dan tanpa pamrih apapun Insya’ Allah akan menjadikan tabungan pahala kita diakherat kelak Amiin…!

Silahkan download lagu dibawah ini:

  1. Lagu Hymne Guru
  2. Lagu Mars PGRI
  3. Lagu Mars KORPRI
  4. Kumpulan Lagu Untuk Guru

About these ads

Posted on 28 November 2009, in Artikel Guru. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Media Guru

Belajar Sepanjang Hayat

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: